27 Ramadhan

Ya Rabb nggak terasa sudah 27 hari bulan penuh berkah ini di lalui, dan hanya Engkau lah yang mengetahui apakah 27 hari ku Engkau terima atau Engkau biarkan menjadi sebuah kesia-sian (naudzubillah..)

Semoga 27 hari yang telah hamba-Mu ini lalui merupakan menjadi catatan amal ibadah yang akan memberatkan timbangan kebaikanku nantinya..amin…

insyaallah ramadhan ke 28 sudah berada di rumag bersama orang-tua..horeee…mama maaf ya baru bisa pulang tanggal 7 september, maaf ya baru bisa bareng2 lagi sama mama sama papa🙂 sudah kangen tarawih di imamin sama papa hehe…

Selama ini tarawih di Bandung deket kostan aja nggak pernah jauh2 padahal tahun kemarin masih beberapa kali sholat di Salman..huks2..tapi setidaknya yang tahun ini l ebih istiqomah..alhamdulillah…

Mau cerita, masjid dideket kostan semalem (malam ke-27 Ramadhan) sudah sepi..sedihnyaaaa…yang laki-laki hanya satu shaf saja dan itu nggak penuh, sedangkan yang akhwatnya hanya tinggal 1 shaf juga..disini Neng Di akan menceritakan ada seorang ibu-ibu berumur kira-kira 55 tahun ke atas (seorang nenek lebih tepatnya), sudah tidak bisa sholat dengan berdiri, beliau sholat terawih dengan kursi yang setiap hari ada di sudut ruangan masjid untuk shaf akhwat, subhanallah..dari hari pertama Ramadhan sampai malam kemarin ibu tersebut masih rajin melaksanakan ibadah tarawih dan witir dengan khusyu…

Selalu hadir untuk melaksanakan sunnah Rasul, dengan kursinya beliau sekuat tenaga menyelesaikan 8 rakaat sholat tarawih ditambah 3 rakaat witir…begitu khusyu dengan kursinya, tanpa ada keberatan atau protes yang terpancar dari wajahnya yang sudah dihiasi dengan kerutan disana sini…

Subhanallah, semoga Allah membalas ibadah nenek tersebut dengan balasan yang lebih baik..aminn

Itu cerita nenek tua yang istiqomah melaksanakan ibadah ramadhannya, huks malu rasanya diri ini yang masih muda, masih kuat, masih sangat sehat untuk melaksanakan perintah-perintahNya dan sunah Rasul pun masih jauh dari istiqomah…kenapa kesadaran itu baru muncul ketika sudah di akhir Ramadhan seperti ini, kemarin2 belum menyadari bahwa diri ini masih jauh dari khusyu, masih jauh dari ikhlas apalagi istiqomah…

Hari-hari Ramadhan terkadang selalu disibukkan dengan urusan duniawi yang merupakan cobaan dan kesenangan sekejap saja..masyaallah…masih ada beberapa hari lagi sampai Ramadhan meninggalkan kita semua, mari maksimalkan ibadah diakhir2 Bulan yang penuh dengan ampunan ini, semoga Allah memberikan ampunan atas dosa yang pernah dibuat..amin…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s