Macet oh Macet

Setengah jam lagi pulang untuk makan siang, sabar menanti  MySpace

lagi rajin makan pagi, siang dan malam di rumah haha..alasan terpenting karena N G I R I T..lagi banyak maunya banyak dipinginin jadi mulai hitung menghitung budget supaya cukup…

MySpace

Lho kok jadi ngomongin D U I T…

Kembali ke judul kita…

karena harus bolak balik ke kostan, jadi makin merasakan Bandung tak seperti pertama kali ketika diriku merantau tahun 2004 lalu😀 dulu nggak ada macet, ke kampus lancar walaupun sudah 5 menit sebelum jam masuk dengan dosen killer ya masih bisa on time (padahal beda 10 detik sama masuknya dosen) deziiighhhh!!!!

Nah keluhan M A C E T ini biasanya selalu keluar ketika diriku berada di Jakarta, lagi meeting ato sekedar jalan2 di Ibu kota Indonesia ini, TAPI sekarang bahasa M A C E T sudah biasa diucapkan juga di Bandung..hoooooohhhh apa yang telah terjadi di Kota Kembang ini, tampaknya peminat penduduk NKRI untuk tinggal di Kota yang masih cukup dingin meningkat tajam, selain itu kondisi ekonomi penduduk Kota Kembang sudah membaik sehingga berkendaraan pribadi telah menjadi kebutuhan primer. Disamping itu, marketing kendaraan pribadi yang menjatuhkan harga uang muka (jika kredit) pembelian kendaraan, sehingga dengan uang pas-pasan pun masyarakat sudah bisa duduk manis dan bergaya cool di Mobil ataupun Motor yang masih “licin” MySpace

Nah fenomena ini makin di dukung dengan tidak adanya batasan dari pemerintah mengenai penduduk yg bisa memiliki kendaraan..jadi ya sudah seperti kucing garong lapar dikasih semangkuk daging segar..langsung ngipriiiittt dehh!!!

Alhasil, sebagai ordinary people whom live in Bandung dengan motor inventaris dari kantor juga ikut merasakan dampak kata M A C E T. Sebenernya bukan merasakan dampaknya saja tetapi pada realitanya saya juga berkontribusi mewujudkan kata M A C E T MySpace

YASUDAHLAH…nyontek lirik lagunya Bondan Prakoso

karena sebagai ordinary people yg tidak bisa merubah sistem transportasi Kota Kembang dan sistem kepemilikan kendaraan pribadi, jadi ya saya harus berikrar “Mari kita nikmati macet ini”

hahaha….klo berangkat kerja sesuai jam kerja alias sekitar 07.00 – 09.00 WIB itu adalah jam macet di pagi hari di Tubagus Ismail hmmm (jalan yg biasa dilewati tiap pagi), nah klo siang hari dari 11.30 – 13.30 WIB itu klo hari biasa, pada jalan2 tertentu kayak Jalan Suci hari Jum’at itu juga M A C E T ampyyuuunnnn….(jangan ditanya klo weekend MySpace berpeluh-peluh ria menikmati M A C E T)

Giliran sore mulai pukul 16.00 sampe maghrib, ya banyak2 istgihfar deh hehe…sempet berpikir untuk masuk kantor siang setelah jam M A C E T dan pulang kantor sebelum jam M A C E T hahaha….biar tidak ikut2an terjebak di kemacetan dan berpeluh-peluh..😀

Sudah selayaknya “orang-orang di atas” sudah waktunya memikirkan pemecahan masalah kata M A C E T di Kota Kembang ini, mumpung masih “dini” sebelum Kota ini menjelma seperti Ibu Kota (utk macetnya aja)…

YASUDAHLAH..kita nantikan saja action mereka, yuukkk berkontribusi untuk mewujudkan M A C E T karena perut awak juga sudah lapeeeerrrr dan harus pulang untuk mencari butiran butiran nasi putih
MySpace

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s