just two days in Batam-Bintan

Berangkat dari Bandung dengan diiringi guyuran deras hujan yang masih gratis diberikan oleh Allah, dengan sedikit deg2an,secara bad weather..ada gitu yang nggak takut klo udah gini jadinya…jadi pastinya selalu berdo’a yang banyak, berpositif thinking, karena jika kita selalu berprasangka baik terhadap Allah maka malaikat2 juga akan mengamini apa yang kita pikirkan. ya semoga selama perjalanan selalu diberikan perlindungan..amien..

Setelah 40 menit baru kemudian seat belt light dimatikan..hehe Alhamdulillah finally turbulen dinyatakan selesai..sekarang yang dirasakan adalah perut keroncongan haha…menunggu jatah dari pesawat berharap besar ada makanan or apalah yg bisa ngeganjel perut (worry mode on, karena dengan murahnya tiket pesawat sekarang tidak semua penerbangan memberikan makanan kecil, padahal harga sebenernya roti2 yang dibagikan itu hanya seharga tiga ribu rupiah saja) dan puncuk di cinta ulam tiba ini namanya…makanan datang, sebelahku bapak2 dan biasanya beliau2 itu makannya habis lebih dulu..karena perut lapar sangat so..nggak sampe hitungan puluhan menit udah ludes tuh makanan..dan aku juara diantara para tetanggaku haha…that called is R.A.K.U.S…

Alhamdulillah pesawat landing dengan selamat dan bermalam di Batam, udah uring2an sama temenku itu karena dia jam 11 juga masih berada ditempat kerja tercintanya..hiks2 tak jadi jumpa kita, jadi gini rasanya klo kita bertandang ke kota seorang temen tapi dia sibuk dengan kerjaannya. Tapi dimengerti kok coz terkadang aku juga begitu sama temenku..tapi nggak sering kok..saling mengerti aja, insyaallah next time ketemu lagi. Ya sudah tidur sajalah setelah give the travel report to my parents n my HHWL hehe…

Keesokan pagi nya meluncur ke Bintan dengan kapal dari Pelabuhan Punggur, berjumpa dengan cewek2 cantik dari Jakarta ternyata mereka dari Insurance Company (wajar donk klo mereka cantik2 hehe…), awalnya di waiting room pelabuhan kita pada autis dengan hp masing-masing terus ternyata dia kebingungan dengan jumlah kapal yg ternyata banyak tujuan..(yaiyalah namanya juga pelabuhan..piye mbak nya nih..^^) setelah itu kita jadi akrab selama kurang lebih 35 menit diperjalanan..ngobrol sana sini..dari pekerjaan sampe makanan kesukaan hehe…kita kemudian berpisah karena harus menemui para penjemput masing2, nice to meet you🙂

Ke Bintan dengan yang kuning🙂

Kecurigaan awal dengan nama India pas masih di Bandung terbukti sudah..I meet him..seorang India yang sangat ramah dengan bahasa Inggris lancar dan bahasa Indonesia sedikit-sedikit (bahasa Indonesia baku lagi alias sesuai dengan KBBI-Kamus Besar Bahasa Indonesia)..padahal sebelumnya aku sms pake bahasa Indonesia..haha kebayang dia bingung ngebacanya belum lagi orangnya belum kenal…bener kan bingung abis dia setelah menemuiku karena dia juga tidak mengerti kenapa saya mesti ketemu beliau..hohoho…setelah sedikit memberikan penjelasan, finally he understand my purpose travel to Bintan n meet him..dan pengalaman dari baca buku The Naked Traveling bahwa orang India itu mempunyai 2 macam gelengan kepala, first orang India akan menggeleng klo bilang tidak (lho emang semua orang juga gitu kan??..) tapi perhatikan gelengan kepalanya beliau akan menggelengkan dari kiri ke kanan (left to right) dan yang kedua, orang india akan menggeleng juga untuk jawaban IYA..tapi gelengan kepalanya dari kanan ke kiri (right to left) hahaha..tapi senyumnya cukup mempesona…astaghfirullah Nengdi..!!!

Then ketemu sama orang China yang ngomongnya nggak pake titik apalagi koma…tau kan kereta api klo jalan nggak pernah pake lampu merah..(di Indonesia pake berhenti ya karena rel nya ngantri hehe…)dengan niat terpaksa harus mengerti and I explain my job…one day with Chinese and Indian ternyata cukup membuat letih…but its nice day.. 🙂

Untuk kali kedua awak nginap di Bintan Lodge yang terdiri dari banyak sekali kamar tapi yang terisi hanya kamar ku 😦

Horror..jadi aja online sampai bener2 mata terpejam..makasih ya sayang udah nemenin.. 🙂

Domestic Port at Bandar Bintan Telani, disini kapal kita merapat…

Icon Indonesia yang diperkenalkan di Bintan

Iguana yang malu-malu pas ketemu sama Nengdi😀

The next day is go to Tanjung Pinang, sebelumnya berkunjung ke Bintan Mountain, unfortunately nggak punya banyak waktu untuk bisa menuju puncak Bintan Mountain…insyaallah next trip..terus mampir ke warung di tepi jalan yang berada di lintas Lagoi-Tj.Pinang, RM. Ayam Presto namanya, menunya Ayam Presto, Ayam Bakar Taliwang dua itu aja yang istimewa katanya..tapi menurutku itu biasa kok..rasanya biasa harganya juga cukup murah untuk skala Bintan..tapi yang bikin tak melupakan tempat makan ini adalah cumi goreng yang dimakan dengan sambal..cumi nya besar dengan panjang sekitar 15 cm dan gendut..hmmmm yummy…tempat makannya lumayan santai tempatnya dengan view Bintan Mountain..nicee bukann…

Nih tempat makan yang cumi gorengnya enak banget…🙂

Setelah perut kenyang kembali melanjutkan perjalanan ke Tj,Pinang kali ini supirnya ganti, makasih untuk Pak Alif yang sudah ngajak keliling di Bintan Mountain dan makan cumi lezat..I hope we meet again next time…🙂 semoga dimudahkan rejekinya di Bintan ya…amin

Sambil menunggu saudaraku Jum’atan nongkrong lagilah ditempat makan haha fish burger dan segelas orange juice sudah berhasil diselipkan disisi lambungku..🙂 time to “ngubek-ngubek” tj.Pinang and the vicinity…

Tujuan pertama adalah makan seafood..astaghfirullah makan lagi dong!!

Kita pergi ke Sibauk namanya, katanya disana terkenal dengan fresh seafood..hmmm ngileeerrr sudah mendengarkan cerita dari si abang…meluncur ke lokasi pake motor saudaraku, jauhhh ternyata..terus nggak pake helm lagikan..duhhh ampun jadi aja sepanjang jalan muka ditutup pake kedua tanganku..udah kayak tersangka penipuan yang ditangkap polwiltabes😦

Akhirnya jalan aspal abis dan kita sampai di Kampung Melayu, kampung itu hanya terdiri dari beberapa rumah, dan ada jetty yg kontruksinya dari kayu dan sudah lumayan lapuk hehe…disinilah kita nongkrong menyantap seafood, semua aja ditawarin dan disuruh makan, tapi karena obsesi terbesar makan gonggong sampe enek..jadi disantap seloyang gonggong dengan bumbu khas Bintan dilengkapi sambal cabe rawit hijau…yummy luar biasa..subhanallah..

ini dia yang mau disantap… :p

Tempat makannya enak banget, ditambah view yang langsung ke laut dan Bintan Mountain..lengkap sudah!! Sudah bener2 abis space di lambungku..

Kampung Melayu.

Keindahan yang terhampar dari tempat makan.

Nah kirain pulang kita, ternyata sama si abang diajak ke kampung yang isinya hampir semuanya orang china…dan disana ditemukan banyak banget patung2 budhist serta vihara tempat mereka melakukan ritual ibadahnya.

Nggak nyangka..surprise!! Big sculpture dimana2…karena emang punya modal untuk banci foto beraksilah diriku dengan sedikit memaksa si abang untuk jadi cameramen amatiran hehe..tapi hasilnya bagus2 kok fotonya..thanks abang yang baik..

Karena namanya kampong china disepanjang jalan lampion sebagai icon Chinese people pun ada, rasa bukan di Indonesia ya…halah lebay!!!

12 Shio lengkap di pagar ini..bagus bukan.. :p

Pintu gerbang masuk Vihara.

Vihara yang merupakan tempat peribadahan agama Budha di Bintan.

Nggak ada judul..cuman photo..

biasanya hanya lihat di teve, dan sekarang langsung di depannya..bagus ternyata…🙂

Lampion sepanjang jalan di Kampung China.

Pulang dari kampong china kembali bertansportasikan motor keluaran Y***a dan kelakuanku masih sama yaitu tutup muka rapat2 biar mukanya nggak kayak komeng  pas lagi naik motor yg lagi diiklaninya.

Di jalan ditawarin makan lagi cobaa…OMG!!! Bang perutku itu ada limit kemelaran jadi nggak bisa dipaksakan..so bukan berarti menolak rejeki tapi emang bener2 nggak cukup lagi..bungkus aja deh semuanya…

Sampai di ferry nggak pake nunggu lama lagi sudah terbang ke alam mimpi dengan dibekali perut kenyang dan badan capek. Sampe aja di Pelabuhan Punggur dan langsung meluncur ke Bandara and the hot news is your flight has delayed during 1,5 hours…lemeeeesssss aja kan…

Tapi ada hikmahnya gara2 delay jadi deh blog ini😀

see u next trip… 🙂

3 thoughts on “just two days in Batam-Bintan

  1. Halo mbak…

    Saya ada rencana mau ke Batam – Bintan bulan depan. Kalau ingin tau lebih jauh detail perjalanan mbak, bisa kontak kemana ya? ada email atau YM gitu… bila berkenan.
    Terima kasih

    Salam
    Ajeng

  2. lam kenal nih, ane juga pernah ke sana sekali tahun lalu, pantainya indah bangettt, ga kalah ama Bali, liat postingan ini jadi pengen ke sana lagi, terima kasih Indonesia🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s