Dan suatu hari nanti aku merasakannya….

After read a book with title “Karenamu Aku Cemburu” right now I just wanna say “these book is so inspiring, useful, and full of educations”

I love it…!!!

JUJUR isi buku itu adalah pelajaran tingkat lanjut yang mungkin sebaiknya belum aku pelajari, tapi bukannya belajar tidak pernah ada ruginya, sekarang kita bisa tau selangkah lebih maju tentang pelajaran lanjut yang kita sendiri belum pernah merasakannya dan memang belum waktunya merasakannya heuheu…

Oke kita akan membahas CEMBURU sekarang ^_~

Berbagai kisah cemburu yang disajikan di buku itu adalah cemburu yang kita sampaikan kepada suami karena sang istri begitu sayang kepada sang suami..TAPI…

“Sekarang belum layak kita cemburu pada suami karena emang belum punya :p”

bukan kepada suami sekarang objeknya, tapi kepada orang2 yang ada disekeliling kita yang dekat dengan keseharian kita, perasaan itu pernah muncul sesekali dalam kehidupan ini…yes itu perasaan cemburu yang pernah terasakan…oke aku akan bercerita tentang cemburu..

Seorang sahabatku yang begitu dekat, sangat dekat, sudah dianggap sebagai saudara sendiri…kami sudah mengadzamkan diri bahwa kita bisa jadi sepasang adik dan kakak yang saling menguatkan, membantu satu sama lainnya, terharu bersama ketika bahagia, tersenyum bersama ketika teringat arti sebuah perjuangan, dan banyak kisah yang sudah terlewati hanya karena waktu terus beranjak…

Sahabatku, saudaraku bahkan…kini sudah berpaling pada dunianya sendiri…nggak lucu klo diri ini malah cemburu pada dunianya, bukannya dunianya sekarang mungkin akan mengantarkannya ke masa depan yang baik (masa depan dunia ato akhirat? waallahu’alam)..yang pasti akhir2 ini dia sangat sibuk sekali, aku kurang paham tentang kesibukkannya (kenapa bisa kurang paham? bukannya kita kuliah pada jurusan yang sama, kita punya kantor yang sama, kita tinggal seatap, tapi kok bisa kurang paham dengan kesibukannya)

Sebelum aku memahami apa kata cemburu, aku tidak pernah menganggap sikapku ini sebagai sikap seorang kakak yg cemburu kepada kegiatan adiknya, tapi ini adalah sikap aware kepada seorang adik, itu saja…TAPI setelah mengenal kata cemburu dan memahami arti sebenarnya, mungkin perasaan aware yang sebelumnya kumaksud itu adalah cemburu…

Dulu kami sering bersama, makan bareng, nonton bareng, belanja bareng, tidur bareng, tapi kini I’m alone without her…aku sekarang mengaku bahwa diriku sudah cemburu pada kegiatannya sekarang, aku cemburu pada dunianya sekarang, pada kepribadiannya sekarang dan itu sangat membuat aku merindukan hari2 kami yang dulu…

sudah cukupkah beralasan untuk menyatakan bahwa aku cemburu?

dan kini aku merasakan cemburu :p solusi untuk cemburu yang satu ini adalah TIDAK TAHU…:(

karena komunikasi sudah tidak dianggap solusi tepat…it’s so painfull, isn’t it?

Dan sekarang kisah cemburuku beda lagi..hehe…malu mau cerita…

aku cemburu sama tidur hahahaha thats funny I guess :p (luv u My HHWL…:))

selama kau masih dalam kondisi tidur normal, menyehatkanmu, membuat kau kembali bersemangat, membuat kau refresh kembali dan lumayan melebarkan mata yang sudah sipit…cemburu ku masih bisa ku pendam dan ku redam…:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s