Friend VS Love

Seberapa  besar kita mengartikan kata friend, sahabat, tomodachi atau apalah yang sering kau ucapkan untuk orang2 terdekatmu. Orang-orang terdekat yang membuat dirimu selalu nyaman berada disisinya, selalu tertawa dengan canda bersamanya, selalu merasa terbantu dengan keikhlasannya, selalu merasakan bahwa kau di dunia ini tidak sendiri tapi banyak orang2 yang menyanyangimu di samping kanan, kiri, depan belakang di sekelilingmu….

Itulah arti kata teman yang bagiku itu sangat punya arti yang sangat luar biasa, sangat tidak mudah untuk diungkapkan, setiap hari kita berusaha untuk menemukan teman, menjaga hubungan supaya teman2 kita selalu mengingat kita, selalu berkata kangen sama kamu..selalu ingin bercanda dengan kita dan itu tidak mudah…..tapi ketidakmudahan membina hubungan persahabatan kurasa bisa diselesaikan dengan adanya komunikasi…hanya dengan komunikasi semua terasa mudah..

Sedih ketika teman yang sudah ada disamping kita sejak lama, bertahun2 tiba2 menghilang dari hadapan kita, tidak ada komunikasi lagi, tidak saling menyapa ketika berjumpa, apalagi bersilaturahmi…bahkan menyapa pun tidak..teman semua itu nggak tau bermula dari siapa, siapa yang memulai, alasannya apa, nggak ada yang tau pasti..tapi tiba2 semua sudah terlewati masa2 indah sudah tidak terkenang lagi, yang tinggal hanya diam dalam sebuah penyesalan “kenapa aku tidak menyapanya”…..

Sulit memang mengerti bahwa teman adalah salah satu kebutuhan terbesar dihidup kita, kebutuhan akan canda tawa dari yang nggak penting sampai ke hal yang paling mendalam sekalipun….itu sebagian kisah teman yang hilang

Beda lagi cerita klo teman yang baru kita kenal beralih status menjadi teman spesial…siapa dia?? pertanyaan besar yang sekarang timbul, tapi kepercayaan yang dimulai dari sebuah pertemanan itulah yang menyebabkan seorang teman menjadi seorang spesial. Dan masalah yang timbul kebanyakan adalah apakah kepercayaanku ini tepat kuberikan padanya?? baru kenal, baru tau, tapi sudah percaya, klo dia begini bagaimana, klo dia begitu apa yang harus kulakukan….banyak sekali problem yang timbul dari kepercayaan yang semakin hari di uji, kepercayaan yang seiring berjalannya waktu bisa semakin mantap atau malah aus, dan kepercayaan itu akan sangat mudah menghilang ketika tidak adanya komunikasi…dua kasus sudah ditemukan hanya karena kata “komunikasi”

Setelah jalur komunikasi dipilih untuk mengembalikan kepercayaan dan menjawab semua tanya, perasaan lega mungkin akan mendominasi ruang hati dan pikiran kita, tapi tidak sedikit juga yang justru merasakan komunikasi juga sia-sia…terus harus bagaimana??? sekarang komunikasi perlu ditambahi bumbu ikhlas untuk mendapatkan jawaban yang kita inginkan, jawaban yang membawa semuanya kembali seperti sedia kala…

Komunikasi pada kasus yang seperti ini sangat sulit, karena ego sudah menguasai ruang hati dan pikir kita..dulu teman, kemarin pacar dan sekarang putus..terus masih harus dilanjutkankah semua ketololan ini?? dan aku memberikan rekomendasi Teman is teman..dan klo dia sekarang adalah “ex”, itu juga harus dikembalikan menjadi teman…tidak mudah memang..tapi itu semua bisa diusahakan…

Pencapaian dari teman menjadi seorang spesial itu sangat mudah, karena kita sudah memahami seluk beluk, jelek2nya, kebiasaannya, kesukaannya, tingkah polahnya…TAPI pencapaian dari ex menjadi seorang teman itu tidak mudah, karena disini ego mulai bicara😀

Tapi tahukah kalian, bahwa pencapaian dari ex menjadi teman itu lebih luar biasa rasanya, daripada pencapaian teman menjadi seorang spesial…sangat luar biasa, words cannot describes..itu jawabannya!!!

Mengalahkan ego untuk mencapai sebuah kata “yup kamu tetep menjadi sahabatku” apalagi kata “yup kamu akan selalu menjadi kakakku, sekarang besok dan selamanya” rasanya sangat amazing ketika kata2 itu ikhlas terucap dari ruang hati yang terdalam dengan ruang pikir yang turut mendukung dalam sebuah pencapaian seorang teman yang sudah hilang…

Dan sekarang kita bisa berucap dengan ringan tanpa beban klo sekarang “kau adalah sahabatku” kenangan dari yang pahit, sakit, marah sampai ke indah semuanya akan menjadi catatan terpenting dalam jutaan giga ruang pikir kita, semuanya akan menjadi pelajaran yang takkan terlupakan..:D

Selamat berjuang untuk pertemanan kita ke depan, untuk sebuah arti kata teman menjadi cinta dan dari cinta akan menjadi teman kembali….

—Ganbarimasu—-

2 thoughts on “Friend VS Love

  1. huaaaaaaaaaaaaaahuaaahuaaaaaaaaaa T_T,..
    paragraph ketiga dalem bgd buat aq,…hiks…
    word cannot describe jg uni, huhuuuuuuu you make me cry
    ……………………………………………….

  2. sorry..tidak bermaksud membuat dirimu menangis..ayo semangat untuk mencapai arti kata “teman” dan pencapaian “yup kamu sekarang temen aku lagi”

    Cheers………..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s