Jika saja kau tau

Catatanku kali ini hanya ingin membagi semua rangkaian kata yang hanya ada di pikirku saat ini…jika kau membacanya kuharapkan semuanya terselesaikan, rangkaian kusut diharapkan bisa kembali menjadi larikan yang sangat rapi, indah dipandang dan bisa saling menunjukkan bahwasanya larikan siap menghiasi taman hatimu…

Tidak pernah ada niat untuk mengusutkan semuanya apalagi benar-benar melakukannya…

hufff semua ketidaktahuanku sudah terlanjur membuat semuanya menjadi tercerai dan saling mengusutkan…terlihat baik sepintas, tapi tidak jika dirasakan…

ukhti…semua ini salahku kah??? aku tidak pernah mengijinkan kalian seperti perumpamaan di atas, aku tidak pernah mengetahui sebelumnya jika yang dia sebut adalah dirimu, sahabat kecilku, adikku, saudara seperantauanku…ntah perasaan apa yang lagi bertengkar di alam pikir dan hatiku saat ini, perasaan bersalah yang sudah terakumulasi dari diriku belum mengetahui siapa sebenernya dirimu ukhti sampai sekarang semuanya terasa begitu jelas, terang dihadapanku dan kini kau terlihat baik sangat baik dan sangat ikhlas bahkan…dan itu mulai mengacaukan semua kejernihan berpikirku….

ukhti, setidaknya aku sangat mengucapkan terima kasih untukmu, kau telah bukakan semua pengetahuan yang dulu aku anggap buta, sedikit membantuku makin memahami bahwa aku belum sungguh-sungguh mengenalnya..dan kini dari dirimu diawali oleh kisahmu kau telah bukakan semuanya, kau telah pahamkan aku akan sebuah ketidakabadian, ketidaktulusan dan arti sebuah persahabatan…luar biasa ukh…jazakallah khoir…

ukhti, rasa terima kasihku tidak akan pernah menebus semua kekhilafan yang mungkin telah kau perbuat dan itu berkaitan denganku, rasanya ntah seperti apa, tidak ada yang bisa mendeskripsikannya, bahkan akupun tak tau…

ukhti, suatu hari akan kuperjelas semua ini untukmu..hanya untukmu dan untuknya, kecurigaan yang dulu pernah kau berikan kepadaku…itu diluar pengetahuanku. aku hanya berharap diantara diriku, dirimu dan dirinya tidak ada prasangka dan praduga yang mungkin akan menyebabkan keretakan indahnya persaudaraan diantara kita…

untukmu akhi, aku tidak pernah tau kau seperti itu…hanya aku yang punya penilaian tersendiri dan itu sudah kusyukuri karena aku tidak pernah menyesal. Kau juga akan mengetahuinya nanti, mengetahui semuanya dan kita harus menyelesaikan semua ini tanpa atau dengan persetujuanmu…

Ukhti, pikirkan apa yang terbaik untukmu mulai saat ini, jadilah dirimu sendiri sehingga kau tidak capek menjadi orang lain, aku percaya proses pembelajaranmu masih akan terasah untuk menghapuskan semua kelabilanmu…

Ukhti dan Akhi, ku do’akan kalian menjadi diri kalian masing-masing tanpa harus tersakiti satu sama lain karena tuntunan suatu alasan….ubahlah diri kalian menjadi seorang yang benar2 dihargai oleh orang lain, bukan dengan cover kalian tapi dengan hati kalian…jangan kau jadikan diriku malah berpaling menatap kalian..tapi jadikan diriku selalu terpesona oleh kedewasaan kalian…

ukhti dan akhi selamat berproses…karena proses itu indah….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s