Idul Adha ku di Bandung

Tahun ke lima sejak merantau ke Bandung dan merasakan kembali anugerah serta nikmat Idul Kurban.

Idul Adha 1429 H tahun lalu Alhamdulillah telah dilewatkan bersama keluarga di kampung yang damai yang selalu kurindukan setiap detik kehidupanku. Tapi tahun ini kebersamaan bersama sang Mama dan Papa tercinta tidak bisa terulangi, hanya bisa merasakan secuil kebersamaan lewat telpon seluler, tapi alhamdulillah kembali kuucapkan sudah ada telpon seluler🙂 nggak seperti pertama tahun pertama di Bandung yang belum punya telpon seluler hehe…Ya Rabb terima kasih atas nikmatMu yang sungguh luar biasa…

Tahun pertama dan kedua Idul Adha di Bandung waktu itu kostan masih di Jl.Bangbayang, bersama temen2 kostan menghabiskan hari idul adha dengan berkumpul dikostan tanpa jalan2 dan hanya menghabiskan hari dengan membuat bumbu untuk memasak jatah daging kurban hihi..tapi seru kok…

Tahun ketiga tidak ada yang special dengan Idul Adha ku, karena hari itu dapat jatah cuti😉 jadi berusaha ikhlas untuk hari yang special ini, dikostan sendiri dan tahun itu sudah pindah kostan di Jl.Cisitu Lama (hmm kostan sejuta mahasiswa haha…)

Tahun keempat…special day with my family…lebaran di rumah seneng banget…Papa dapat jatah kepala sapi, WOW siapa yang mau ngabisin daging sebanyak itu coba, demi sang ananda tercinta hihi..sekarang papa memang jago memanjakanku…thank you papa, semoga Allah selalu menyanyangi mu…

Tahun kelima di Bandung kembali, masih mengadu nasib tapi kali ini bukan jadi seorang mahasiswa, tapi jadi seorang kuli hehe…apapun itu asal halal dan berkah why not!!

sudah 5 tahun akhirnya merasakan sholat Ied di kampus, dengan mengangkat tema ITB Bertakbir, kampus kebanggaan ini memberikan sejuta kesan di hari Idul Kurban 1430H. Pertama terharu karena kampus bisa memanfaatkan momen seperti ini. Kedua, Imam pada sholat Ied kali inilah yang menyimpan sejuta kesan, Imam sholat yang benar2 menggetarkan hati ketika kusebut asmaMu Ya Rabb, subhanallah betapa bersihnya hatimu sehingga ma’mum mu merasakan kedahsyatan ciptaan Tuhannya. Tidak pernah menyesal, bangun pagi2 dan jalan menuju kampus demi sholat Ied bersamanya. Indah sekali nada bacaannya, lafadz yang sangat pas, bersih sekali suaranya..wah subhanallah berulang kali juga masih tetap menganguminya. Jadi membayangkan dulu sahabat2 Rasul setiap kali sholat selalu di imami oleh Rasulullah, sungguh nikmat yang tak ternilai harganya. Ya Rabb sekarang kami tidak pernah merasakan nikmat itu, tetapi dimuka bumi ini Kau telah memberikan kesempatan agama ini tetap berdiri dengan kerendahan hati para Imam dan ustadz yang insyaAllah mereka selalu mendapatkan petunjukMu dan perlindanganMu…

Kemudian mendengarkan khutbah Idul Adha yang insyaallah nanti akan dipostingkan, khutbah yang sarat akan makna, pengetahuan, dan pesan supaya kita menjadi seorang yang benar2 adil terhadap semua permasalahan yang kita hadapi saat ini. Dengan sentuhan ilmu dan teknologi yang memang ditujukan untuk kaum kampusan…subhanallah khutbah yang mantap…

Pulangnya ngantri beli Pical di Simpang Dago with my beloved sister, terus makan bareng di kamarku tercinta sambil nonton tv, alhamdulillah hari itu banyak yang ngantar makanan hehe…rejeki emang datang dari arah yang tidak pernah kita sangka..Alhamdulillah…

Ba’da dzuhur menghabiskan setengah hari dengan main badminton sama saudara seperantauan huff menyenangkan…kembali segar setelah mandi dan bersujud kepadaMu…Ya Rabb, Idul Adha kali ini hamba sudah beradzam, mudahkanlah untuk mereleasasikannya tahun depan..semoga Engkau masih memberikan kesempatan umur panjang dan berkah dari rejeki yang hamba dapatkan…amin…

One thought on “Idul Adha ku di Bandung

  1. Assalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Saudaraku di seluruh penjuru dunia maya,
    Tanpa terasa, untuk sekali lagi, Idul Adha telah berlalu dari hadapan kita.
    Idul Adha…
    Simbol pengorbanan ikhlas dari seseorang untuk sesuatu yang dicintainya.
    Gema perjuangan baru setelah menjalani kita simulasi perjuangan di bulan Ramadhan.
    Sebuah momentum awal, untuk kesekian kalinya, guna mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta.

    Sekarang, mari kita renungkan sejenak,
    Sudahkah kita mengorbankan ego diri kita untuk memperbaiki keadaan umat?
    Sudahkah kita mengorbankan kepentingan dunia kita untuk memenuhi kebutuhan akhirat?
    Sudahkah kita mengorbankan kehidupan maksiat kita untuk kembali memperjuangkan syariat?
    Sudahkah kita mengorbankan sebagian rizqi yang telah diberikan kepada kita untuk bersyukur atas segala nikmat?

    Ingat saudaraku,
    maut dapat menjemput kita dimanapun dan kapanpun,
    seperti kita lihat telah dialami oleh hewan-hewan ternak ketika Idul Adha.
    Untuk itu, apabila kita belum mewujudkan rasa syukur kita,
    MARI KITA “BERKURBAN” SESUAI DENGAN KEMAMPUAN KITA SEKARANG JUGA!

    Ketahuilah saudaraku,
    The man who seeks the world
    will get nothing except fading shadows.
    But…
    The man who walks the path of heaven
    will rule over everything.
    yang intinya, gunakanlah duniamu untuk akhiratmu!

    Selamat hari raya Idul adha.
    Semoga Allah memberikan keikhlasan dan kekuatan kepada kita untuk berkurban.
    Dan semoga setiap pengorbanan yang kita lakukan dibalas dengan sebaik-baiknya.

    Mohon maaf jika ada perkataan yang salah atau kurang berkenan.
    Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya, jazakallah.

    Wassalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    http://eramuslim.com/nasihat-ulama/ustadz-fathuddin-ja-far-meneladani-konsep-pembangunan-nabi-ibrahim.htm
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/11/24/tunduk-dan-berkorban-demi-tegaknya-syariah-dan-khilafah/
    http://muslim.or.id/

    _____________________________________
    INDONESIA GO KHILAFAH 2010
    “Begin the Revolution with Basmallah”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s